fbpx

Sejarah awal Irtiqo Kebajikan

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp

Suka duka telah dilalui Yayasan Irtiqo Kebajikan dalam upaya membina anak yatim dan dhuafa. Pada saat itu indonesia memasuki era krisis ekonomi dan moneter. Di saat harga melambung tinggi, situasi dan kondisi negara tidak jelas, lahirlah yayasan yang berniat membawa perubahan.

Awal berdirinya Yayasan pada Bulan Oktober Tahun 1997 seorang pendiri yayasan yang bernama M. Ghozali, bersama lima mahasiswa yaitu Komarudin, Tubagus Yamin, Tri Esti Rahmaningsih, dan Maskuroh. Pertama kali menempati kontrakan dua petak di Sandratex Ciputat. Saat itu, anak binaan mencapai 14 anak yang berasal dari berbagai daerah.

Seiring bertambahnya jumlah anak binaan, yayasan pindah ke tempat yang lebih besar. Harapannya mempermudah anak-anak binaan belajar. “Pindah ke tempat yang lebih besar, lima petak kontrakan,” kata Tri.

Postingan Terkait

Menjaga Hati Anak Yatim

Mengurus anak yatim bukan sekedar memenuhi kebutuhan fisik mereka, bukan sekedar mengajarkan kedisiplinan & kebiasaan baik utk masa depan mereka, tapi juga menjaga hati mereka…

Read More »

Serunya Camping ala-ala Rumahan

Disaat anak-anak sedang dalam keadaan penat dan bete, mereka mengadakan kegiatan camping kecil-kecilan. Kegiatan ini disukseskan oleh organisasi intra asrama, Irtiqo Student Organization. Banyak acara

Read More »

Irtiqo Kebajikan Punya Asrama Baru

Anggota Forum Pelangi Kasih membuat daftar inventarisasi kebutuhan yayasan. Diantara kebutuhan yang paling mendesak dan sangat diperlukan adalah pengadaan tanah untuk gedung yayasan. Atas inisiatif

Read More »